Prodi Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Siber Indonesia Dorong Transformasi Perpustakaan Konvensional Menjadi Perpustakaan Digital di Desa Tugu Utara

Bogor, Juli 2024 – Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Siber Indonesia sukses melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Transformasi Perpustakaan Konvensional ke Perpustakaan Digital melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat” di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada 7–8 Juni 2024 dan menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan literasi di era digital.
Transformasi perpustakaan digital ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan perpustakaan konvensional yang hanya menyediakan koleksi terbatas dan bergantung pada ruang fisik. Dengan adanya perpustakaan digital, masyarakat Desa Tugu Utara kini dapat mengakses ribuan sumber informasi, e-book, dan jurnal ilmiah secara mudah, kapan pun dan di mana pun, cukup melalui gawai atau komputer yang terhubung internet. Hal ini menjadikan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat membaca, melainkan pusat pembelajaran, literasi digital, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga menekankan aspek pemberdayaan. Melalui pelatihan intensif, perangkat desa dan masyarakat mendapatkan pendampingan literasi digital, pengelolaan aplikasi web perpustakaan, hingga manajemen domain dan cPanel. Dengan keterampilan baru tersebut, warga diharapkan lebih mandiri dalam memanfaatkan teknologi digital, sekaligus menjembatani kesenjangan keterampilan yang selama ini menjadi tantangan utama di desa.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Berdasarkan survei, lebih dari 90% peserta menyatakan memperoleh pemahaman baru tentang manfaat perpustakaan digital, bahkan sebagian di antaranya langsung mempraktikkan pemanfaatan teknologi ini dalam menunjang pekerjaan dan pendidikan. “Kami berharap program ini menjadi awal dari perubahan besar di Desa Tugu Utara, menjadikannya desa yang cerdas, informatif, dan berdaya saing di era digital,” ujar Neneng Rachmalia Feta, S.Kom., M.Kom., Ketua Tim Pelaksana PkM.
Program ini juga memperkuat peran Universitas Siber Indonesia dalam membangun kolaborasi berkelanjutan dengan masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa akan dikembangkan agar lebih banyak desa dapat merasakan manfaat transformasi digital. Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, literasi digital bukan lagi sekadar wacana, melainkan menjadi gerakan nyata menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
